Ada banyak faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk beralih dari mobil bertenaga bensin ke mobil listrik, selain karena dinilai lebih ramah lingkungan dan menawarkan fitur yang lebih canggih, biaya charge mobil listrik kabarnya lebih murah.
Perbandingan biaya operasional kedua jenis mobil ini memang menarik untuk dikupas. Apalagi bagi pecinta mobil listrik Indonesia. Pasalnya, beda biaya operasional mobil listrik dan mobil bertenaga bensin cukup jauh.
Benarkah demikian? Simak penjelasan mengenai biaya charge mobil listrik berikut ini.
BERAPA BIAYA CHARGE MOBIL LISTRIK?
Untuk mengetahui berapa biaya yang dibebankan kepada pemilik mobil listrik dalam satu kali charge rupanya perlu dilihat dari berapa kapasitas baterai yang dimiliki oleh mobil itu sendiri.
1. Pengisian di SPKLU
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia rata-rata memiliki kapasitas baterai mulai dari 17 kWh hingga 50 kWh atau bahkan lebih. Dimana per 1 kilowatt hour (kWh) bisa menempuh jarak kurang lebih 8,5 kilometer.
Setelah mengetahui kapasitas baterainya, langkah selanjutnya adalah mencari tahu berapa tarif listrik untuk melakukan charging. Ambillah contoh tarif listrik pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang disediakan oleh PT PLN.
Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, tarif pengisian daya pada mobil listrik adalah sebesar Rp. 2.466 per kilowatt hour (kWh).
Perlu diketahui juga berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 182.K Tahun 2023, biaya pengisian pada SPKLU untuk kategori fast charging dan ultra fast charging akan dibebankan biaya tambahan, yakni :
- Rp. 25.000 per pengisian untuk fast charging (25-50 kW).
- Rp. 57.000 per pengisian untuk ultra fast charging (>50 kW).
Dari sini Anda sudah bisa mengira-ngira berapa jumlah biaya charge mobil listrik dari 0 hingga 100 persen. Misalnya, mobil listrik milik Anda menggunakan baterai berkapasitas 50 kWh. Maka tinggal kalikan saja 50 kWh dengan tarif listrik SPKLU Rp. 2.466. Sehingga satu kali charge Anda perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp. 123.300.
Dengan perkiraan 1 kWh bisa menempuh jarak sejauh 8,5 kilometer, maka 50 kWh bisa menempuh 425 kilometer. Sehingga biaya per kilometer mobil tersebut hanya sebesar Rp. 290,1.
Jika mobil listrik digunakan untuk kegiatan sehari-hari dan dalam satu bulan rata-rata jarak tempuhnya hanya 1200 kilometer, maka setidaknya per bulan Anda perlu mengeluarkan biaya charge sebesar Rp. 348.141 saja.
2. Pengisian di Rumah
Selain melakukan pengisian di SPKLU, Anda juga bisa melakukan pengisian ulang daya mobil listrik di rumah. Tentunya biaya yang dikeluarkan pun akan berbeda.
Biaya yang dibebankan oleh PLN untuk charge mobil listrik di rumah mulai dari Rp. 1.445 hingga Rp. 1.700 kWh saja. Namun, Anda perlu mempersiapkan daya listrik sendiri khusus untuk charge mobil minimal sebesar 2.200 VA.
Menggunakan simulasi tarif termahal yakni Rp. 1.700 kWh, maka untuk mengisi penuh mobil listrik dengan daya baterai 50 kWh adalah sebesar Rp. 85.000 saja.
Dari perhitungan biaya charge mobil listrik di SPKLU maupun di rumah terlihat memang sangat murah. Apalagi jika dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan pengguna mobil bertenaga bensin untuk sekali pengisian BBM.
Untuk membuktikan klaim tersebut, perlu diketahui bahwa 1 liter bensin setidaknya bisa menempuh jarak 10 kilometer atau setara dengan 1,2 – 1,3 kWh. Jika tarif listrik di SPKLU adalah Rp. 2.466 per kWh, maka mobil listrik hanya butuh sekitar Rp. 3.205 setara per liter ekuivalen.
Artiya untuk menempuh jarak yang sama (425 km), mobil listrik butuh biaya Rp. 123.300 sedangkan mobil bertenaga bensin dengan estimasi harga bensin termurah saat ini Rp. 10.000 per liter maka biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 425.000.
Namun perlu diketahui bahwa perhitungan ini akan bervariasi tergantung pada pemakaian harian, kapasitas baterai, dan tarif listrik setempat. Jika penggunaan atau tarif listrik lebih tinggi, maka biaya bulanan bisa lebih besar.
Demikian juga dengan biaya konsumsi bahan bakar mobil bertenaga bensin. Gaya berkendara, kondisi kesehatan mobil, hingga beban yang diangkut juga turut mempengaruhi konsumsi bahan bakarnya.
BERAPA LAMA CHARGE MOBIL LISTRIK?
Lamanya pengisian ulang daya baterai listrik dipengaruhi oleh kapasitas baterai mobil itu sendiri dan juga kecepatan pengisian yang dipilih. Misalnya mobil dengan kapasitas baterai 50 kWh ingin di-charge selama 5 jam, maka daya yang dibutuhkan adalah sebesar 10 kWh.
Semakin besar daya yang digunakan maka akan mempersingkat waktu pengisian daya itu sendiri. Seperti contohnya saat menggunakan pengisian fast charging dengan daya 25 kW, maka dalam waktu kurang lebih 1 jam baterai mobil listrik sudah terisi penuh.
Perlu diperhatikan bahwa durasi lama pengecasan baterai mobil listrik juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, misalnya kondisi baterai mobil itu sendiri, suhu lingkungan di sekitar mobil dan alat charge, tingkat efisiensi peralatan yang digunakan, hingga jumlah daya yang tersedia.
Demikian penjelasan mengenai berapa biaya charge mobil listrik. Semoga membantu.