Sama-sama Jenis Umbi Makanan Sehat, Ini Perbedaan Ubi Ungu dengan Taro, Jangan Keliru!

Taro dan ubi ungu adalah jenis umbi-umbian yang sering dipilih menjadi bahan makanan, seperti HC Tepung Ubi Ungu Natural hingga dijadikan topping beragam hidangan. Tidak heran kalau banyak orang yang mengira taro dan ubi ungu sama, karena keduanya berwarna ungu, sehingga sebagian orang sulit membedakan keduanya.

Meski sama-sama berwarna ungu, sebenarnya taro dan ubi ungu adalah umbi yang berbeda, lho. Mulai dari bentuk, warna, rasa, hingga penggunaannya berbeda. Nah, agar bisa lebih mengenali perbedaan antara taro dan ubi ungu, simak dulu penjelasan berikut ini.

1. Bentuk

Karena jenis umbinya berbeda, maka bentuk taro dan ubi ungu juga pasti berbeda. Ubi ungu memiliki nama latin Dioscorea alata, berbentuk lonjong dan bagian ujungnya meruncing. Sedangkan taro alias talas, bentuknya sedikit lonjong, namun ujungnya tidak runcing.

2. Warna

Meski sama-sama berwarna ungu, namun ada perbedaan yang bisa dikenali dengan mudah. Taro hanya memiliki sedikit rona ungu, abu-abu, dan hampir putih yang setelah dimasak akan terlihat berwarna ungu muda.

Sedangkan ubi ungu mempunyai warna ungu dan gelap, sehingga setelah diolah warnanya terlihat lebih kental. Karena itulah ubi ungu biasa diolah menjadi kue karena warnanya yang cantik. Sekarang membuat kue dari ubi ungu pun menjadi semakin mudah karena tersedia HC Tepung Ubi Ungu Natural.

3. Tekstur

Selain bentuk dan warna, tekstur daging buah kedua jenis umbi ini pun berbeda. Selain lebih manis, ubi ungu juga memiliki tekstur lebih lunak dibandingkan taro. Ketika dimasak, daging taro lebih padat dibandingkan ubi ungu yang lebih lembek.

Bahkan sebelum diolah daging ubi ungu terlihat lebih mulus daripada taro. Permukaan kulit keduanya juga tampak sangat berbeda. Kulit ubi ungu lebih halus, sedangkan taro kasar dan berserat.

Sumber foto: Google

4. Cita rasa

Ubi ungu memiliki rasa manis alami yang lebih kuat dibanding dengan taro. Karena ubi ungu mengandung gula alami cukup tinggi, sehingga cocok dijadikan dessert atau campuran kue yang bercita rasa manis.

Sementara taro memiliki cita rasa lebih hambar, bahkan cenderung mirip kentang atau singkong. Rasanya lebih nutty atau mirip kacang dengan sedikit manis dan gurih. Ketika diolah, taro juga akan terasa manis namun tidak sekuat ubi ungu.

5. Pengolahan 

Kedua jenis umbi ini juga memiliki cara pengolahan yang berbeda. Taro mempunyai getah yang membuat kulit gatal, sehingga harus dikupas dan dicuci hingga benar-benar bersih. Sebelum direbus atau dikukus, bagian batang juga harus dibuang.

Perlu dicatat, talas mengandung oksalat dan protease yang dapat menyebabkan sensasi menyengat di mulut. Jadi pastikan talas sudah matang sempurna agar senyawa-senyawa tersebut mati.

Sementara itu, ubi ungu lebih mudah diolah. Cukup bersihkan kulitnya dari kotoran dan sisa tanah, ubi ungu sudah siap dikukus atau rebus.

6. Penggunaan

Karena rasanya yang manis, ubi ungu cocok diolah menjadi kue atau dessert. Karena warnanya yang cantik, seperti HC Tepung Ubi Ungu Natural bisa digunakan dalam pembuatan mochi, klepon, bola ubi, cake, hingga pudding.

Sedangkan talas yang tidak begitu manis, tetap cocok diolah menjadi makanan penutup. Taro bisa dijadikan campuran adonan bakpao atau isian pangsit. Olahan taro yang paling terkenal adalah es krim, smoothie, hingga bubble tea.

Itulah perbedaan taro dan ubi ungu yang wajib diketahui. Meski sama-sama memiliki warna ungu, tapi keduanya berbeda, ya. Kamu ingin membuat aneka hidangan dari ubi ungu? Tidak perlu repot mengupas dan menghaluskannya lagi, karena di Healthy Choice tersedia HC Tepung Ubi Ungu Natural yang bisa kamu dapatkan di sini.

You Might Also Like

Leave a Reply